Kirab Milangkala Tatar Sunda 2026 Usai, KDM Kembalikan Mahkota Binokasih ke Sumedang
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengembalikan Pusaka Mahkota Binokasih ke Keraton Sumedang Larang setelah dibawa Kirab Milangkala Tatar Sunda Tahun 2026. (FOTO: Arief Pratama/TIMES Indonesia).

Kirab Milangkala Tatar Sunda 2026 Usai, KDM Kembalikan Mahkota Binokasih ke Sumedang

KDM mengingatkan kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengedepankan penataan kawasan ke arah yang lebih baik.

TIMES Bandung,Senin 18 Mei 2026, 09:27 WIB
192
A
Arief Pratama

TIMESINDONESIAGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengembalikan Mahkota Binokasih (Binokasih Sanghyang Pake) kepada pihak Keraton Sumedang Larang setelah dibawa dalam kegiatan Kirab Milangkala Tatar Sunda ke sembilan kota/kabupaten di Jawa Barat.

Melalui prosesi penyambutan, Mahkota Binokasih yang merupakan pusaka Kerajaan Sunda peninggalan abad ke-14 ini kembali disimpan di Museum Prabu Geusan Ulun di Kabupaten Sumedang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, Kirab Budaya Tatar Sunda telah berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

"Coba lihat hotel-hotel penuh, orang yang berkunjung ke Jawa Barat makin meningkat, dan beberapa daerah mulai nampak bersih," papar KDM, sapaan Dedi Mulyadi, di Gedung Negara Sumedang, Senin (18/5/2026).

Usai kirab, KDM berharap, seluruh daerah di Jabar harus jauh lebih baik, mulai dari sisi kebersihan hingga penataan lingkungan.

Ia mencontohkan, penataan lingkungan keraton-keraton di Cirebon. Keraton-keraton yang ada saat ini kurang mendapat ruang terbuka karena dikepung oleh bangunan-bangunan baru. Bangunan baru di sekitar keraton pun tidak selaras dengan keraton.

"KeCdepan, seluruh bangunan yang ada di sekitar keraton itu harus selaras, baru akan melahirkan gelombang publik untuk datang berkunjung," ucapnya.

KDM mengingatkan kepada masyarakat dan pemerintah daerah untuk tidak terburu-buru meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi mengedepankan penataan kawasan ke arah yang lebih baik.

"Yang paling utama kita jangan dulu berpikir wisata, jangan dulu berpikir orang berkunjung. Satu saja, kita urus lembur kita, kota ditata. Sudah saja itu dulu, nanti setelah itu nanti ada hikmah," pungkas KDM. (*)
 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Arief Pratama
|
Editor:Bambang H Irwanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bandung, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.