Menelusuri Langkah Tarisha Oktaviani Hermansyah: Antara Hijab, Hati dan Prestasi
Tarisha mengaku ingin menjadi sosok yang mampu memeluk kesedihan perempuan lain yang sering merasa tidak cukup atau takut pada mimpi besar mereka sendiri.
BANDUNG – Langkah kaki perempuan cantik Winner Putri Hijabfluencer Jawa Barat 2025, Tarisha Oktaviani Hermansyah di panggung kontes kecantikan bukan sekadar mengejar kilau mahkota.
Tarisha, begitu ia biasa dipanggil, memandang prestasinya sebagai tanggung jawab besar untuk merangkul sesama perempuan. Baginya, perjalanan ini bermula dari sebuah tulisan sederhana tentang mimpi masa depan.
Ia mengaku ingin menjadi sosok yang mampu memeluk kesedihan perempuan lain yang sering merasa tidak cukup atau takut pada mimpi besar mereka sendiri.
Dalam hal ini dia menegaskan bahwa motivasi utamanya adalah membuktikan bahwa suara perempuan pantas untuk didengar.
Baginya, hal ini bukan soal persaingan dengan laki-laki, melainkan tentang keberanian untuk menerima dan mengembangkan potensi diri yang ada.
Pencapaiannya sebagai peraih selempang 1st Runner Up Putri Hijabfluencer Indonesia 2025 dianggapnya sebagai proses pembelajaran yang tak berujung.
Tarisha mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka akan mendapatkan kesempatan berada di ruang seluas sekarang ini.
"Sesuatu yang kita anggap tidak mungkin justru terkadang menjadi sesuatu yang paling dekat dengan kita," ujar Tarisha saat mengenang kembali perjuangannya di ajang nasional tersebut, Senin (6/4/2026).
Menyandang gelar Putri Hijabfluencer diakuinya membawa beban tersendiri karena adanya tuntutan untuk terlihat sempurna tanpa celah.
Namun, ia memilih untuk tetap menjadi diri sendiri yang terus bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.
Kemudian lebih lanjut Tarisha juga menekankan pentingnya bagi setiap perempuan untuk tetap teguh pada prinsip-prinsip Islam.
Menurutnya, menjadi perempuan tidak harus mengejar kesempurnaan mutlak, tetapi harus istiqamah dalam menjalankan nilai-nilai agama yang diyakini.
Secara khusus dirinya memegang teguh sebuah pesan mendalam bahwa seseorang tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun.
"Bagi saya, bertahan dalam proses yang sulit saja sudah lebih dari cukup. Jika orang lain menyebut ruang ini sebagai pencapaian, maka saya memilih menyebutnya sebagai pembelajaran ," ungkapnya.
Melalui platform Putri Hijabfluencer, Tarisha berharap dapat memotivasi banyak perempuan untuk berani menemukan jati diri masing-masing.
Lebih mendalam dia mengajak orang lain untuk mulai belajar menemukan makna cukup dalam setiap langkah perjalanan hidup.
Bagi gadis asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini, bahwa kemenangan sejati tidaklah terjadi saat berdiri di atas panggung.
"Saya yakin dan percaya bahwa keberhasilan yang sebenarnya adalah hasil dari niat tulus yang ditanamkan sejak awal memulai perjuangan," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

