Ulama Bandung Sambut Safari Ramadan PPP, Soroti Pentingnya Representasi Politik Islam
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan untuk memperkuat hubungan partai dengan kalangan pesantren serta tokoh agama.
BANDUNG – Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Agus Suparmanto, bersama Pelaksana Tugas Ketua DPW PPP Jawa Barat Pepep Saiful Hidayat melakukan silaturahmi dengan alim ulama di Bandung,
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan untuk memperkuat hubungan partai dengan kalangan pesantren serta tokoh agama.
Silaturahmi pertama dilaksanakan di Pondok Pesantren Alfalah, Cicalengka, Bandung, yang diasuh KH Rif’at Aby Syahid. Pesantren yang didirikan KH Q. Ahmad Syahid itu dikenal memiliki ribuan santri dan alumni yang berperan dalam mencetak generasi Qurani.
Kunjungan diawali dengan ziarah dan doa bersama yang dipimpin KH Rif’at Aby Syahid. Doa dipanjatkan untuk keamanan, keselamatan, dan keberkahan bagi bangsa Indonesia serta kemajuan PPP.
KH Rif’at menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut diharapkan menjadi spirit terjalinnya kerja sama pengembangan jaringan dakwah pesantren serta penguatan peran PPP dalam memperjuangkan kemajuan pendidikan, khususnya di lingkungan pondok pesantren.
Agus Suparmanto menegaskan pentingnya pendidikan Al-Quran sebagai fondasi utama seluruh ilmu pengetahuan. Menurutnya, pembentukan karakter santri yang berakhlak mulia menjadi kunci lahirnya generasi bangsa yang kuat dan berdaya saing.
"Pendidikan Al-Quran harus menjadi dasar, disertai pembentukan karakter dan akhlak. Selain itu, santri juga perlu dibekali profesionalisme agar siap menghadapi perkembangan zaman," ujar Agus Suparmanto.
Agenda Safari Ramadan kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama di Pondok Pesantren Baitul Arqom, Bandung, yang diasuh KH Ibnu Athaillah Yusuf atau yang akrab disapa Cep Aat.
Dalam kesempatan tersebut, Cep Aat menyampaikan harapan para ulama terhadap PPP agar tetap menjadi tumpuan hadirnya politik Islam di kancah nasional. Ia menilai keberadaan PPP penting sebagai representasi umat, termasuk untuk kembali memiliki keterwakilan di parlemen.
"Politik Islam wajib ada di Tanah Air Indonesia dan tidak boleh hilang. PPP diharapkan mampu kembali menjadi representasi umat di parlemen," tegasnya, Selasa (24/2/2026)
Safari Ramadan ini menjadi bagian dari komitmen PPP untuk terus menjalin kedekatan dengan ulama dan pesantren, sekaligus memperkuat peran politik Islam yang berakar pada nilai keumatan dan kebangsaan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




