Unpad Tak Terbitkan Sertifikat bagi Peserta UTBK 2026 yang Terbukti Curang
Sejumlah peserta sebelum melakukan ujian tertulis di Kampus Universitas Padjajaran, Sumedang, pada Rabu (22/4/2026). (Foto: ANTARA/HO-Universitas Padjajaran)

Unpad Tak Terbitkan Sertifikat bagi Peserta UTBK 2026 yang Terbukti Curang

Universitas Padjadjaran (Unpad) memperketat pengawasan UTBK-SNBT 2026, terutama bagi peserta prodi Kedokteran guna mencegah perjokian. Sanksi tegas berupa pembatalan skor dan sertifikat menanti peserta yang curang.

TIMES Bandung,Rabu 22 April 2026, 22:15 WIB
790
A
Antara

BandungUniversitas Padjadjaran (Unpad) memperketat sistem pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menutup celah kecurangan selama masa ujian berlangsung.

Koordinator UTBK Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, menegaskan bahwa setiap indikasi kecurangan akan diproses secara hukum sesuai prosedur yang berlaku dan dikoordinasikan langsung dengan panitia pusat.

“Jika terindikasi kecurangan, peserta diizinkan menyelesaikan ujian terlebih dahulu, baru kemudian dilakukan verifikasi. Apabila terbukti, peserta wajib menandatangani berita acara dan kasusnya dilaporkan ke Panitia Pusat,” ujar Inu di Jatinangor, Sumedang, Rabu (22/4/2026).

Fokus Pengawasan Program Studi Kedokteran

Pihak Unpad memberikan perhatian khusus melalui pengelompokan sesi bagi peserta yang memilih Program Studi Kedokteran. Kebijakan ini merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan data evaluasi, lebih dari 90 persen kasus perjokian ditemukan berasal dari peserta yang mengincar kursi di fakultas kedokteran. Oleh karena itu, pengaturan sesi khusus diberlakukan untuk mempermudah pemantauan petugas di lapangan.

Inu menambahkan, sanksi bagi mereka yang terbukti curang sangat berat. Selain diskualifikasi, peserta tidak akan mendapatkan nilai hasil ujian.

“Bagi peserta yang dilaporkan melakukan kecurangan, hasil ujiannya tidak akan di-scoring sehingga yang bersangkutan tidak akan memperoleh sertifikat UTBK,” tegasnya.

Kesiapan Teknis dan Kehadiran Peserta

Guna menjamin kelancaran ujian, Unpad menyiagakan 38 teknisi yang tersebar di 25 ruang ujian. Pihak universitas juga bekerja sama dengan PLN dan menyiapkan lima unit genset sebagai langkah antisipasi jika terjadi gangguan pasokan listrik.

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di Unpad sendiri diikuti oleh total 6.632 peserta dan dijadwalkan berlangsung hingga 25 April 2026. Pada hari ini, tercatat sebanyak 1.350 peserta dijadwalkan mengikuti ujian.

Namun, pihak panitia mencatat terdapat 46 peserta yang tidak hadir, dengan rincian 34 peserta pada sesi pagi dan 12 peserta pada sesi siang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Antara
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bandung, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.