Anak Nyaris Tertukar Akibat Kelalaian Petugas Faskes, Wali Kota Bandung Ambil Langkah Tegas
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung. (Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Anak Nyaris Tertukar Akibat Kelalaian Petugas Faskes, Wali Kota Bandung Ambil Langkah Tegas

Pemkot Bandung menegaskan tak ada toleransi atas kelalaian yang berpotensi merugikan masyarakat di rumah sakit maupun puskesmas.

TIMES Bandung,Kamis 16 April 2026, 09:43 WIB
1.2K
A
Arief Pratama

BANDUNGWali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, kejadian anak yang hampir tertukar karena kelalaian tidak boleh terjadi di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota Bandung (Pemkot Bandung).

Pemkot Bandung memang berkomitmen menjaga mutu pelayanan kesehatan di Kota Bandung. Oleh karenanya tidak ada toleransi atas kelalaian yang berpotensi merugikan masyarakat di rumah sakit maupun puskesmas.

Wali Kota Bandung menekankan tanggung jawab pelayanan kesehatan tidak hanya berada pada individu, tetapi melekat pada seluruh sistem organisasi khususnya pimpinan fasilitas layanan kesehatan.

“Saya sudah pastikan apabila kejadian seperti itu terjadi di RSUD atau puskesmas di Kota Bandung, maka kepala rumah sakitnya akan saya copot. Ini adalah tanggung jawab pimpinan,” kata Farhan, Kamis (16/4/2026).

Farhan mengungkapkan, dirinya langsung mengambil langkah cepat begitu menerima informasi terkait insiden tersebut.

Ia segera menghubungi Dinas Kesehatan serta seluruh direktur rumah sakit untuk memastikan kesiapan dan kewaspadaan seluruh jajaran.

“Saya langsung telepon Dinas Kesehatan dan seluruh direktur rumah sakit. Perintahnya jelas kejadian seperti itu tidak boleh terjadi di Kota Bandung,” ujarnya.

Selain itu, Farhan juga menegaskan instruksi tersebut berlaku untuk seluruh fasilitas layanan kesehatan termasuk puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini bukan hanya tanggung jawab satu orang tapi tanggung jawab organisasi dan struktur. Semua harus memastikan pelayanan berjalan dengan baik,” katanya.

Farhan berharap, dengan langkah tegas ini seluruh tenaga kesehatan dan manajemen fasilitas kesehatan dapat semakin meningkatkan disiplin, pengawasan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, cepat dan profesional. Tidak boleh ada ruang untuk kelalaian,” tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Arief Pratama
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bandung, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.