Jelang Parapatan Luhur PSHT, Kapolres Magetan Pimpin Langsung Pengamanan di Perbatasan
Polres Magetan menerjunkan 113 personel dipimpin Kapolres AKBP Erik Bangun Prakasa untuk pengamanan perbatasan Magetan–Madiun jelang Parapatan Luhur PSHT 2026.
MAGETAN – Magetan - Langkah mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, dilakukan oleh Polres Magetan beserta jajaran, menjelang acara Parapatan Luhur PSHT.
Kapolres Magetan AKBP Erik Bangun Prakasa yang langsung turun ke lapangan untuk menjaga situasi Kamtibmas, diapresiasi masyarakat.
Kegiatan Parapatan Luhur perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Madiun, menjadi perhatian khusus Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Dirinya menjelaskan, kegiatan pengamanan dilaksanakan di perbatasan antara Madiun dan Magetan.
"Saya langsung memimpin operasi pengamanan di perbatasan Madiun Magetan. Tepatnya di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran," jelas Kapolres Magetan AKBP Erik Bangun Prakasa, saat dihubungi, Jumat (6/2/2026).
Ditegaskan Kapolres, bahwa pengamanan di perbatasan Magetan dengan Madiun kota di desa Madigondo guna menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.
"Kegiatan pengamanan ini dilakukan, seiring ada kegiatan pesilat di kota Madiun. Sehingga kami melakukan pengamanan," tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, AKBP Erik menjelaskan telah menerjunkan 113 personel Polri.
Menurut Erik, pengamanan ini sebagai langkah antisipasi jika ada aksi unjuk rasa penolakan kegiatan Parapatan Luhur PSHT 2026..
"Kami menggelar kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini menjadi langkah preventif, demi mencegah potensi gangguan kamtibmas serta pergerakan massa dari wilayah Magetan ke Madiun," paparnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


