Kepolisian Bersama Dishub Kota Bandung Gelar Operasi Pakir Liar
Operasi Gabungan, Petugas Kepolisian bersama Dishub Kota Bandung saat menggelar operasi parkir liar dibeberapa titik yang kerap mengundang kemacetan.

Kepolisian Bersama Dishub Kota Bandung Gelar Operasi Pakir Liar

Dishud dan Polisi menggelar Operasi Gabungan Sistem Derek Kota Bandung (Simdek). Kendaraan yang parkir sembarangan akan diderek dan ditilang.

TIMES Bandung,Minggu 10 Mei 2026, 09:58 WIB
447
A
Arief Pratama

BANDUNGDinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung bersama kepolisian menggelar Operasi Gabungan Sistem Derek Kota Bandung (Simdek) untuk menertibkan parkir liar di sejumlah ruas jalan Kota Bandung, Minggu (10/5/2026). Operasi menyasar delapan titik rawan pelanggaran dan kemacetan.

Lokasi penertiban meliputi Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman, Jalan Gardujati, Jalan Paskal, Jalan Pasteur-Djunjunan, Jalan Wastukancana, Jalan Purnawarman BEC, dan Jalan Otista.

Kepala Seksi Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh mengatakan, operasi gabungan dilakukan untuk menindak parkir liar yang mengganggu ketertiban lalu lintas.

“Sesuai tupoksi kami, yaitu penertiban parkir liar di ruas jalan. Terutama parkir di trotoar, parkir di bawah rambu larangan, ataupun parkir di bahu jalan,” ujarnya.

Dari kegiatan tersebut, petugas menindak puluhan kendaraan dengan berbagai bentuk sanksi. Sebanyak sembilan sepeda motor diangkut, 14 kendaraan ditilang manual oleh kepolisian, serta 25 kendaraan dikenai tilang elektronik menggunakan perangkat hand held.

“Tilang elektronik langsung jadi, ditempel di kendaraannya,” kata Ulloh.

Menurutnya, kawasan Jalan Pasteur-Djunjunan dan Purnawarman BEC menjadi titik paling krusial dalam operasi kali ini karena tingkat kepadatan kendaraan yang cukup tinggi, terutama saat akhir pekan.

Ia juga menyoroti aktivitas kendaraan travel yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di bahu jalan hingga memicu kemacetan.

“Imbauannya kepada travel, silakan menaikkan dan menurunkan penumpang. Tetapi kalau terlalu lama di bahu jalan, lebih baik masuk ke garasi atau pool-nya, jangan sampai di pinggir jalan,” ujarnya.

Menurut Ulloh, kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut meningkat pada akhir pekan karena tingginya mobilitas kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung.

“Apalagi di jalan-jalan krusial yang rawan macet seperti Pasteur. Di hari weekend ini banyak kendaraan yang masuk maupun keluar Kota Bandung, sehingga bisa menyebabkan kepadatan lalu lintas,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Dishub Kota Bandung terus berupaya menghadirkan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan di Kota Bandung. Harapannya, pengguna jalan dan pengendara dapat mematuhi aturan yang berlaku, khususnya terkait lokasi yang diperbolehkan memarkir kendaraan. (*)
 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Arief Pratama
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bandung, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.