Infrastruktur Kota Bandung Terus Diperkuat, Anggaran Jalan Capai Rp300 Miliar
Proyek pembangunan flyover di Kota Bandung terus dilakukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kota. (FOTO: Arief/TIMES Indonesia)

Infrastruktur Kota Bandung Terus Diperkuat, Anggaran Jalan Capai Rp300 Miliar

Bandung naikkan anggaran infrastruktur jalan dari Rp130 miliar jadi Rp300 miliar, dibarengi penguatan pencegahan korupsi dan perbaikan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.

TIMES Bandung,Jumat 20 Februari 2026, 14:14 WIB
900
A
Arief Pratama

BANDUNGBandung - Komitmen pembangunan infrastruktur di Kota Bandung semakin diperkuat. Tahun ini, anggaran infrastruktur jalan melonjak dari Rp130 miliar menjadi Rp300 miliar.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan, peningkatan anggaran tersebut harus diiringi perencanaan yang matang dan akuntabel.

“Perencanaan kita harus sangat matang sehingga terserap Rp300 miliar. Jangan cuma besar di angka, tapi tidak berkualitas,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Jumat (20/2/2026).

Farhan mengakui masih ada catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait ketidaksesuaian antara perencanaan dan inspeksi pekerjaan.

Karena itu, Pemkot Bandung akan meningkatkan skor pencegahan korupsi dengan memperbaiki tata kelola penganggaran dan pengawasan proyek.

“Kita harus meningkatkan lagi scoring pencegahan korupsi supaya bisa menjalankan amanat APBD dengan baik,” katanya.

Selain infrastruktur jalan, isu pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius. Farhan menilai, arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup bukanlah bentuk hukuman, melainkan dukungan agar pengelolaan sampah lebih terukur.

Kini terdapat parameter kuantitatif yang jelas, mulai dari scoring penganggaran, sumber daya manusia, lahan, hingga kualitas pengolahan sampah.

Pemkot Bandung masih memiliki skor rendah dalam aspek kapasitas SDM, partisipasi masyarakat, serta kualitas daur ulang.

“Bukan hanya sampah diolah, tapi bagaimana prosesnya ramah lingkungan dan melibatkan banyak orang,” jelasnya.

Perbaikan sistem ini diharapkan dapat mengurangi setoran sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sarimukti dan mendorong ekonomi sirkular di tingkat lokal.

Dengan lonjakan anggaran infrastruktur, penguatan tata kelola, serta pembenahan sistem pengelolaan sampah, Farhan menegaskan komitmen membangun Bandung yang transparan, sehat, dan berkelanjutan.

“Tantangan banyak, tapi alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Tinggal kita tingkatkan kualitas eksekusinya,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Arief Pratama
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bandung, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.