Produk Rumahan di Pangandaran, Sandal Qinar Tembus Pasar Regional Jabar
Model Eka Sartika memamerkan sandal produk rumahan merk Qinar (Foto : Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)

Produk Rumahan di Pangandaran, Sandal Qinar Tembus Pasar Regional Jabar

Sandal merk Qinar yang diproduksi oleh warga Kabupaten Pangandaran tembus ke pasar regional di Jawa Barat.

TIMES Bandung,Rabu 24 Februari 2021, 00:19 WIB
18.8K
S
Syamsul Ma'arif

PANGANDARANSandal merk Qinar yang diproduksi oleh warga Kabupaten Pangandaran tembus ke pasar regional di Jawa Barat.

Produksi sandal merk Qinar tersebut dipelopori Mila Zaenal Abdullah, warga Desa/Kecamatan Pangandaran sejak April 2020. "Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 menyebabkan karyawan pabrik di kota besar dirumahkan," kata Mila Selasa, (23/2/2021).

Sejak melakukan WFH (Work From Home), Mila melakukan komunikasi dengan para karyawan yang memproduksi sandal dari kota besar yang pulang kampung halaman.

"Akhirnya kami sepakat merintis sandal produk rumahan dengan 4 orang karyawan yang dirumahkan," tambahnya.

article

Untuk bahan baku produksi sendal tersebut Mila masih menggunakan bahan dari Tasikmalaya. "Sandal yang kami produksi berbahan kulit pasakan, kulit asli, sintesis dan karet mentah," sambungnya.

Untuk proses satu pasang sandal, diakui Mila memerlukan waktu pengerjaan 15 menit setelah bahan sandal siap dilem dan di-press oleh mesin.

Dalam satu hari sandal yang diproduksi mencapai 600 pasang atau 30 kodi yang masing-masing satu kodinya 20 pasang. "Untuk pemasaran kami tawarkan ke pasar dan toko lokal di Pangandaran dengan harga satu kodi rata-rata Rp700 ribu hingga Rp1 juta," terang Mila.

article

Dengan modal percaya diri karena produknya rapih dan kualitas tidak kalah dengan produk pabrikan, Mila mencoba menawarkan ke luar daerah. "Respons dari konsumen cukup bagus, akhirnya kami memberanikan diri mengirim ke Cianjur, Bandung, Bogor dan Sukabumi," jelasnya.

Selain menjual sistem kodian, Mila juga menjual eceran untuk masyarakat Kabupaten Pangandaran seharga Rp70 ribu, Rp100 ribu hingga Rp120 ribu tergantung motif dan variasi sandal Qinar. "Rata-rata omset bersih setiap bulan dari penjualan berhasil mencapai Rp20 juta," tutur Mila. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syamsul Ma'arif
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Bandung, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.