TIMES BANDUNG, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk menentukan kejelasan operasional Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) ke depan, termasuk kemungkinan dibuka kembali secara penuh.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa pembahasan lanjutan dengan Kemenhut akan dilakukan setelah situasi di lokasi benar-benar kondusif dan tidak ada lagi aktivitas pengunjung. "Jadi setelah ini kondusif tidak ada lagi pengunjung, nanti kita akan bicara dengan Kemenhut untuk komitmennya sejauh apa," jelasnya di Bandung, Senin (5/1/2026).
Sementara menunggu kepastian tersebut, kawasan Bandung Zoo untuk sementara difungsikan sebagai ruang terbuka hijau publik. Masyarakat tetap diperbolehkan mengakses area tersebut, meski operasional kebun binatang sebagai atraksi wisata belum dibuka. "Sebagai ruang terbuka hijau untuk publik. Artinya masyarakat masih dipersilakan. Anggota Satpol PP dan Dishub juga masih jaga," ujar Farhan.
Farhan menegaskan bahwa kewenangan pemberian pakan serta seluruh aspek perawatan hewan menjadi tanggung jawab Kemenhut, melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE). "Yang disepakati itu bersama Kementerian Kehutanan bahwa pakan tanggung jawab mereka. Aset tanggung jawab pemerintah kota," katanya.
Sementara itu, nasib para pekerja Bandung Zoo untuk sementara ini menjadi tanggung jawab Pemkot Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan, menunggu kejelasan status operasional kebun binatang tersebut.(*)
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Faizal R Arief |